Archive for the ‘Taruhan Bola’ Category

INDONESIA Gunduli Timor Leste 7-0 Di Asian Games 2014

Wednesday, February 25th, 2015

166. penyakit yang belum sebuh di lini belakang Liverpool

Skuad garuda muda membuka perjalanan di ajang Asian Games 2014 dengan cantik. Timnas U-23 mampu menaklukkan Timor Leste dengan memperoleh 7 gol tanpa balas. Kemenangan itu menjadikan Indonesia berada di puncak klasemen sementara di Grup E. Sebanyak 4 gol berhasil disumbangkan oleh Ferdinand Sinaga, sehingga dia dianggap sebagai pemain bersinar dalam pertandingan tersebut.

Sepanjang pertandingan ini sangat nampak jelas kualitas pemain Timor Leste. Mereka nyaris tidak terlihat melancarkan serangan apapun pada gawang Indonesia yang dijaga oleh Andritany Adhiyasa. Setelah menumbangkan Timor Leste, timnas Indonesia akan berhadapan dengan Maladewa pada hari Kamis tanggal 18 September 2014.

Pemain garuda muda langsung melancarkan serangan sejak menit pertama berlangsung.  Skuad Timor Leste rupanya tidak terima dengan serangan ini dan mencoba membalas serangan. Sayangnya serangkaian serangan itu tidak berguna. Justru Ferdinand Sinaga mampu menciptakan gol di menit kelima.  Gol perdana ini terjadi dari umpan datar Bayu Gatra yang dilesatkan kepada Ferdinand Sinaga yang tidak dikawal pemain lawan. Dengan cepat kesempatan itu dimanfaatkan oleh Ferdinand dan terjadilah gol.

Kemudian tim garuda mencoba mencuri kesempatan agar bisa mencetak gol kedua. Ternyata tidak berselang lama, gawang Timor Leste kembali kebobolan bola di menit ke sembilan. Ferdinand Sinaga adalah eksekutor yang mencetak gol kedua ini. Pemain berusia 25 tahun ini mampu mengelabui satu pemain bek lawan, sebelum dia melesatkan tendangan keras dan menggetarkan gawang yang dijaga oleh Ramos Maxanches.

Tak terima dengan gempuran bertubi-tubi, tim Timor Leste mencoba melancarkan serangan dan sempat menjadi ancaman yang serius. Tapi tendangan spekulasi yang dilesatkan di luar kotak penalti, ternyata melambung membuat gawang Indonesia tetap aman. Sampai 20 menit permainan berlangsung tanpa gol. Skuad garuda lebih memainkan bola dengan menekankan kerjasama, sedangkan tim Timor Leste mencoba menerapkan umpan langsung mengarah ke depan.

Memasuki menit ke 36, skuad garuda kembali mendapatkan gol ketiganya melalui tendangan Ferdinand Sinaga. Pemain asal Bengkulu ini melesatkan tendangan keras memakai kaki kirinya dan mencetak gol. Gol ini terjadi karena umpan jauh yang akurat yang dilesatkan lini kedua tim garuda. Hingga babak pertama berakhir skor Indonesia tetap unggul dari Timor Leste.

Memasuki menit kelima di babak kedua permainan skuad Timor Leste nampak mengalami peningkatan. Permainannya lebih baik dalam strategi penyerangan dan memanfaatkan luas lapangan. Sebuah peluang gol tercipta bagi tim ini, sayangnya sundulan salah satu pemain meleset ke samping gawang tim garuda. Pada menit ke 78 timnas garuda kembali menambah perolehan gol. Gol didapatkan dari tendangan penalti yang dilesatkan oleh Alvin. Sehingga skor yang diperoleh Indonesia adalah sebanyak 4 gol.

Di menit ke 80 pemain timnas mampu mengelabui penjaga gawang Timor Leste sehingga bola bisa dilesatkan dengan mudah dan tercipta gol kelima bagi Indonesia. Gol ke enam diciptakan oleh Ferdinand Sinaga setelah dirinya mengelabui pemain bertahan tim lawan. Sehingga dia sangat mudah melesatkan bola ke gawang Timor Leste. Dengan begitu di menit ke 83 skor berubah menjadi 6-0. Tak berselang lama tepatnya di menit ke 85 Fandi mampu mengatasi kemelut di depan gawang Timor Leste dan tercipta gol cantik. Sehingga dengan gol tersebut menjadikan skor berubah 7-0.

Keunggulan pemain asuhan Aji Santoso ini memang sangat luar biasa. Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan skor tetap tidak berubah. Dengan demikian Indonesia mampu menekuk Timor Leste tanpa balas dengan unggul 7 gol. Prestasi timnas Indonesia di Goyang Stadium Korea Selatan ini, menjadikan garuda muda sukses mengamankan 3 poin perdana.

CRISTIAN Chivu Berniat Menjadi Pelatih Profesional

Monday, February 16th, 2015

89.CRISTIAN Chivu Berniat Menjadi Pelatih Profesional

Hengkangnya Cristian Chivu dari Inter Milan menandai masa pensiunnya dalam karir sepakbola profesional. Kedua belah pihak telah menyetujui untuk memutuskan kontrak bermain Cristian Chivu. Kontrak kerja Cristian Chivu sebenarnya baru akan berakhir pada bulan Juni 2014. Tapi karena dia mengalami cedera yang tak kunjung sembuh, menjadikan karir bersama La Beneamata mengalami kemandekan. Pada akhirnya pemain yang telah memiliki usia 33 tahun ini lebih memilih untuk mengakhiri karir sepakbolanya di Giuseppe Mazza.

Inter Milan dan Cristian Chivu secara resmi mempublikasikan atas pemutusan kontrak kerja itu yang telah berjalan hingga 7 tahun. Cedera parah yang diderita pemain ini menjadi alasan utama, sehingga pada tanggal 1 April 2014 Cristian Chivu harus mengakhiri kontrak. Sebenarnya masa kontrak masih hingga dua bulan ke depan.  Tujuh musim kompetisi sepakbola telah dilaluinya pastinya menjadi kenangan yang tidak akan terlupakan. Berbagai momen kegembiraan, kemenangan dan kesuksesan merupakan momen indah dan dramatis selama merumput bersama Inter Milan. Hubungan kekeluargaan semasa pemain tidak hanya terjadi di arena pertandingan saja, tapi juga terjalin manis di luar lapangan hijau.

Dalam konferensi pers, klub Inter Milan juga menyatakan sangat berterimakasih atas sumbangsih Cristian Chivu yang begitu hebat dan sangat loyal bersama klub ini.  Ucapan selamat tinggal kepada Inter Milan juga diucapkan oleh Cristian Chivu dengan berat hati. Sepanjang karirnya mengenakan kostum biru hitam khas Inter Milan, Cristian Chivu telah menorehkan banyak trofi kemenangan yang bergengsi. Mantan kapten tim nasional Rumania ini pernah mengantarkan Inter Milan mendapatkan gelar juara di satu Liga Champions, 2 kali di ajang Coppa Italia dan 3 kali di ajang Scudetto.

Setelah gantung sepatu Cristian Chivu mengaku begitu merindukan masa manisnya saat menjalani karir di lapangan hijau sebagai pemain sepakbola. Kalau tidak mengalami cedera berkepanjangan kemungkinan besar dirinya masih tercatat sebagai pemain Inter Milan. Tapi kecintaannya terhadap dunia sepakbola menjadikan dirinya tak mudah dalam meninggalkan dunia yang telah melambungkan namanya ini.  Sejumlah tawaran untuk menjadi pelatih profesional terus menggodanya. Namun dirinya tidak bisa menjelaskan kapan dia akan menerima penawaran menggiurkan tersebut. Oleh karenanya dalam waktu dekat dia akan mengurus lisensi kepelatihan sepakbola. Sehingga dirinya secara resmi bisa menjadi pelatih profesional.

Keinginan menjadi pelatih profesional semakin menjadi target serius baginya, sebagai upaya untuk kembali berkiprah di lapangan hijau. Bila memang Cristian Chivu sangat berniat kuat untuk menjadi pelatih profesional, pastinya publik sepakbola sangat menunggu debutnya dalam mengasuh tim sepakbola. Tantangan besar tentunya akan dijalani Cristian Chivu. Karena selam ini dia menjadi pemain yang diasuh pelatih, sedangkan nanti dia adalah pelatih yang akan mengasuh sejumlah pemain sepakbola dengan berbagai karakter, pemikiran, kelebihan dan kekurangannya. Kepiawaian Cristian Chivu dalam meracik tim sepakbola yang handal sangat dinanti pecinta sepakbola.

Selama 7 tahun bersama Inter Milan dan debutnya bersama tim lain menjadikan pengalaman berharga baginya untuk melaju menjadi pelatih profesional. Bekal panjang selama menjadi pemain akan sangat mendukung karirnya sebagai pelatih sepakbola yang profesional. Jika dia berhasil mengasuh anak didikannya hingga meraih berbagai gelar juara di berbagai kompetisi sepakbola, maka akan menjadikannya sebagai salah satu pelatih sepakbola termuda di dunia. Talenta luar biasa yang dimiliki Cristian Chivu akan menjadikan dirinya kembali terdengar namanya di kancah sepakbola dunia.

Mengenal sosok Lampard

Saturday, February 7th, 2015

11. mengenal sosok Lampard

James Frank Lampard yang sering di panggil dengan Lampard  lahir di Romford , London Inggris 20 Juni 1978 merupakan salah satu pemain sepak bola Profesional di Liga Inggris, Lampard juga adalah mantan pemain Timnas Inggris. Merupakan salah satu pemain yang berbakat pada eranya. Menjadi salah satu pemain terbaik di Inggris pada zamannya. Walaupun sudah mengatakan pensiun dari timnas Lampard masih bermain sepak bola dan sekarang berada di Manchester City dengan status pemain pinjaman dari New York City klub sepak bola di Ameika.

Lampard merupakan pemain gelandang serang yang terkenal dengan seringnya membuat gol dengan tendangan dari luar kotak penalti. Masa kejayaannya saat memakai balu seragam The Blues dengan bersama Chelsea lampard telah beberapa kali memenangkan kejuaraan di Inggris dan di liga Eropa. Keluarga Lampard sendiri merupakan keluarga pemain sepak bola Inggris. Ayahnya sendiri merupakan pemain sepak bola legendaris Frank Lampard Sr dan pamannya juga merupakan salah satu mantan pemain West Ham United bernama Harry Redknapp. Pada zamannya Lampard merupakan rival dari Ronaldinho, kedua pemain ini sring mendapatkan gelar pemain terbaik.

Karir Sepak bola Lampard berawal dari klub dimana ayahnya menjadi seorang asisten pelatih di tempat tersebut yaitu tim West ham United. Lampard memulai dari tim junior pada tahun 1994 dan setahun kemudian dim masukan ke tim senior West Ham United. Di Tahun yang sama dia di jadikan pemain pinjaman ke Swansea City lampard hanya bermain 9 kali pertadingan dan berhasil mencetak 1 gol di Swansea City. Pada tahun 1996 dia kembali ke West ham sayang saat bermain debutnya bersama West Ham Lampard mendapatkan cidera patah tulang dan mengakibatkannya istirahat cukup lama. Setelah smbuh dia kemabali bersama West Ham dari tahun 1995 hingga 2001 Lampard tampil sebanyak 148 laga dan berhasil mencetak gol sebanyak 24.

Pada akhir 2001 Lampard memutuskan untuk bergabung dengan klub Chealsea dengan nilai transfer 11 juta poundsterling. Pada awal-awal tahun masuk ini ketrampilan Lampard cenderung lambat namun terkadang memberi kejutan, Kerap di Bangkukan di bangku cadangan juga sebelumnya dan kemudian menjadi pemain inti. Tahun 2004-2005 merupakan tahun tersukses bagi Chealsea dan seorang lampard ikut berpengaruh besar dalam kemenangan-kemenangan di Chealsea. Walaupun berposisikan gelandang, playmaker ini sering mencetak gol.

Tahun 2005-2006 Merupaka masa kejayaan Lampard bersama dengan Chealsea dia sering mengantarkan ke pintu kemenangan. Dengan pelatih Jose Mourinho Lampard menjadi pemain yang semakin cemerlang sang pelatih pun menganggap Lampard adalah pemain terbaik dunia. Karir sepak bola ampard sendiri tidak terbatas pad klub yang di belanya saja, karir bersama timnas juga sangat cemerlang bersama tim seangkatannya mungkin bisa di katakan masa-masa pemain luar biasa Inggris pada masanya seperti ,David Beckham, Gerrad, Joe Cole, Terry dan Owen. Pada tahun inijuga FIFA menganggap Lampard sebagai pemain terbaik ke 2 setelah Ronaldinho.

Di Tahun berikutnya Lampard membuktikan diri bahwa merupakan gelandang yang produkstif dengan mecetak gol. Dan menjadikan pemain gelandang chealsea yang mencetak rekor gol terbanyak di timnnya mengalahkan rekor sebelumnya Bobby Tambling. Pernah suatu ketika terdengar isu bahwa Lampard akan berpindah ke Real Madrid dengan nilai transfer 25 juta poundsterling, namun isu itu hanya isapan jempol semata. Lampard menjadi pemain Chelasea selama tahun 2001 hingga 2014 dan sekarang pindah ke Manchester City dengan status pinjaman dari New York City.

Fungsi Stiker dalam Sepakbola

Saturday, January 31st, 2015

941. ANGEL Di Maria Siap Bangkitkan Prestasi Manchester United

Seorang striker sebenarnya merupakan pemain dengan tugas yang sangat sederhana. Striker adalah pemain yang bermain dalam posisi yang paling menguntungkan dalam tim karena tugas utamanya adalah menciptakan gol mayoritas untuk tim sepakbola tersebut. Posisi ini bisa dimainkan dalam berrbagai kombinasi dan formasi. Stiker bisa digunakan dengan formasi dua pemain. Dalam formasi ini, kedua pemain bebas bergerak ke mana saja mereka ingin di seluruh bagian lapangan. Pada umumnya striker aka lebih banyak berlari untuk menggiring bola dan menciptakan ruang dan peluang untuk dirinya sendiri dan rekannya dalam menyerang. Kedua pemain ini akan bekerja sama untuk menarik pemain bertahan tengah agar terpisah dan meninggalkan posisinya sehingga ada ruang yang tercipta dan bisa dieksploitasi. Dengan demikian, akan ada lebih banyak kesempatan untuk memproduksi gol. Seringkali kita melihat sebuah tim sepakbola yang mempunyai seorang striker tunggal. Liverpool misalnya memosisikan Luiz Suarez sebagai stiker tunggal. Seorang striker tunggal harus menciptakan ruang dan menahan bola untuk membiarkan teman satu timnya untuk datang dan mendukungnya. Seringkali ada pemain yang menghubungkkan striker jenis ini dan gelandang. Sebagai contoh, ada Steven Gerrard dalam tim Liverpool yang memainkan peranan ini. Beberapa tim bermain dengan tiga striker yang menyebar di lini depan. Untuk menutup wilayah ruang yang begitu luas, hanya ada tiga gelandang yang digunakan untuk menyeimbangkan permainan.

Striker boleh saya menjadi pemain bintang yang digaungkan oleh banyak orang karena biasanya striker merupakan pemain dengan produksi gol yang terbayak. Tidak mengherankan karena sebenarnya striket boleh dikatakan sebagai mesin gol sebuah tim. Akan tetapi, striker tak lepas dari berbagai jenis kesalahan yang mungkin dilakukan. Ada saja kesalahan umum yang sering dilakuka oleh seorang striker ketika berada di lapangan hijau? Kesalahan terbesar yang kerap dilakukan oleh seorang striker adalah tidak cukup upaya untuk melakukan tembajan demi menciptakan gol. Kesalahan ini seringkali terlihat dalam kejuaraan usia muda. Pemain muda biasanya masih malu dan kehilangan kepercayaan diri ketika mereka menembak dan tidak menciptakan gol. Sering pelatih yang kurang begitu berpengalaman dan para orang tua berteriak pada pemain untuk mengoper bola daripada menjadi terlalu berupaya untuk membuat skor. Hal ini tentu terlihat aneh karena pada dasarnya seorang stiker ditempatkan di lapangan untuk membuat skor dan jika mereka tidak membuat cukup upaya untuk membuat gol, tidak akan cukup gol yang tercipta untuk memenangkan pertandingan. Kesalahan umum lain yang sering dilakukan oleh seorang striker adalah cenderung terlalu memainkan bola atau membuat hal menjadi sangat rumit. Striker hanya perlu membrikan satu atau dua sentuhan atau mencoba bermain pintar dengan membuat operan atau bergerak dengan cerdik. Operan atau tembakan sederhana akan lebih efektif. Seringkali seorang striker tidak membuat sentuhan akhir dengan hasil yang cukup bagus. Namun, tugas striker sangat sederhana karena mereka hanya perlu berupaya membuat gol atau berkerja sama dengan pemain lain untuk membuat gol.

Striker tentu memerlukan kemampuan khusus untuk menciptakan gol dan peluang untuk mencetak skor. Paling tidak, striker harus mampu bermain menggunakan kedua kakinya dengan kemampuan yang sama. Striker juga harus mampu melakukan tembakan dengan teknik yang berbeda, menggiring bola untuk melewati pemain lawan, mempertahankan bola, melambungkan bola, menembak dalam sentuhan pertama, menanduk bola di depan gawang termasuk tandukan diving, dan menyilangkan bola. Striker juga harus menjadi spesialis bola mati dan mampu mengambil tendangan bebas dan tendangan sudut.

Samuel Eto’o Tanda Tangani Kontrak dengan Liverpool Selama 1 Tahun

Thursday, January 22nd, 2015

855. Samuel Eto'o Tanda Tangani Kontrak dengan Liverpool Selama 1 Tahun

Samuel Eto’o siap untuk bergabung dengan tim Liverpool, dan yang lebih menguntungkan lagi adalah pria asal Kamerun ini akan bisa dibeli oleh tim tersebut dengan Free Transfer. Hal tersebut tentunya membuat sang pelatih cukup senang karena bisa mengurangi pengeluaran financial yang dilakukan oleh striker yang terkenal tersebut. Dia juga telah menandatangani kontrak untuk bermain dengan Liverpool selama 1 tahun. Itu artinya Samuel Eto’o telah resmi menjadi miliki tim The Reds. Dengan hadirnya Samuel Eto’o diharapkan performa permainan dari tim yang satu ini akan bisa semakin membaik. Hal tersebut juga diungkapkan oleh para punggawa senior dari Liverpool.

Sejauh ini Liverpool juga sudah kehilangan Luis Suarez yang merupakan pilar depan yang utama dari tim yang satu ini, akan tetapi pemain tersebut harus diboyong untuk pindah ke tim Barcelona. Sejauh ini, akan ada dua striker yang rencananya akan bermain bersama tim The Reds. Yang pertama adalah Samuel Eto’o dan yang kedua adalah Mario Balotelli. Pemain berkulit hitam tersebut dibeli dengan harga 16 Juta Euro. Harga tersebut tentu saja cukup mahal untuk pemain professional.

Samuel Eto’o saat ini tengah menjalani masa tes kesehatan. Jika semua persyaratan sudah rampung maka pemain yang satu ini akan siap untuk bermain bersama The Reds di beberapa pertandingan yang akan datang. Sebenarnya, Everton juga ingin mendapatkan jasa dari Samuel Eto’o yang saat ini berusia 33 tahun tersebut. Akan tetapi pemain yang satu ini ternyata dibeli dengan lebih gesit oleh Liverpool. Walhasil, Everton harus merelakan Samuel Eto’o dibeli oleh Liverpool karena mereka telah membooking sang pemain lebih dulu.

Selain itu, Samuel Eto’o juga memutuskan bahwa dia akan merasa lebih nyaman jika bisa bermain di tim The Reds. Dia mengatakan bahwa liga inggris adalah tim yang menarik baginya. Selama ini dia telah mencicipi liga Spanyol dan juga liga Italia. Kini adalah saat yang tepat baginya untuk bisa bermain dengan maksimal di tim barunya tersebut. Sebuah prestasi yang tentunya cukup luar biasa dari pemain yang satu ini hingga akhirnya tim liga Primer pun berniat untuk membelinya. Samuel Eto’o juga rencananya akan disiapkan sebagai senjata andalan agar dirinya bisa bermain saat menjamu Manchester City.

Jadwal pertandingan yang padat telah menanti Samuel Eto’o. Sebelumnya, Samuel Eto’o telah bermain dengan tim liga Inggris lainnya yaitu The Blues atau Chelsea. Selama bermain dengan tim tersebut di 34 pertandingan, dia telah mengemas 12 goal. Bagi manajemen Chelsea, prestasi tersebut masih dirasakan kurang sehingga mereka pun harus memutuskan untuk melepas pemain yang satu ini. Meskipun sebelumnya banyak masalah yang terjadi, hal tersebut tidak mengurungkan niat dari Liverpool untuk bisa mendapatkan jasa dari Samuel Eto’o.

Pemain yang satu ini memang merupakan pilihan pemain yang luar biasa dan menjadi sorotan banyak tim. Bagaimana tidak, nalurinya yang tinggi dalam mencetak goal membuat banyak tim pernah besar berada ditangannya. Samuel Eto’o adalah sosok pemain yang sangat bisa diandalkan dan hal tersebut akan bisa didapatkan oleh tim Liverpool. Sayangnya, di usianya yang sudah 33 tahun tersebut, banyak pengamat sepak bola yang mengatakan bahwa Samuel Eto’o sudah tidak memiliki performa yang sebaik dulu. Sejauh ini kemasan goal yang dicetaknya juga sudah tidak sebanyak dulu. Padahal persaingan liga inggris sangat ketat.

Siapa Pemain Terbaik UEFA Tahun Ini?

Thursday, January 15th, 2015

776. Siapa Pemain Terbaik UEFA Tahun Ini

Wajar jika selalu ada nominasi pemenang terbaik versi FIFA atau organisasi sepakbola dunia lainnya. Kali ini, ramai diberitakan UEFA yang siap mengumumkan nama pemain terbaik versi Eropa 2013/14. Sejak bulan lalu, sudah ada nama sepuluh pemain yang masuk nominasi. Sampai akhirnya UEFA merilis 3 nama yang menempati posisi teratas sebagai hasil poling terbanyak. Siapa saja nama 3 finalis tersebut? Mereka adalah Manuel Neuer, Arjen Robben, dan Cristiano Ronaldo.

Tiga pemain tersebut memperoleh suara terbanyak dari jajak pendapat 54 jurnalis yang tergabung dalam federasi Eropa. Sebelumnya, dilakukan pengambilan suara tahap pertama dengan sepuluh nominasi pada bulan Juli lalu. Nantinya, tahapan terakhir akan digelar pada saat drawing babak penyisihan Liga Champions tanggal 28 Agustus mendatang.

Manuel Nuer

Manuel Nuer ternyata memperoleh suara yang cukup besar dari sepuluh nominasi sebelumnya. Bahkan ini adalah pertama kalinya dalam sejarah finalis pemain terbaik Eropa bagi seorang penjaga gawang. Di minggu kedua Agustus tahun ini, Nuer juga menyabet gelar penghargaan pemain terbaik di Jerman. Gelar tersebut merupakan yang kedua kali dalam karir sepakbolanya. Penjaga gawang Bayern Muenchen ini memang terkenal dengan aksi-aksinya yang bersih dan mampu menghadang serangan lawan. Karirnya bersama Muenchen semakin gemilang setelah meraih 2 gelar pada musim lalu. Kemenangan Jerman meraih Piala Dunia juga telah disempurnakannya dengan penampilan bagus dan gelar tersebut. Kini, ia siap bersaing dengan dua nama lain yang dinominasikan.

Arjen Robben

Penampilannya yang tenang dengan postur tubuh sempurna juga diiringi dengan kapasitas terbaik di lapangan. Ialah Arjen Robben yang kini siap bersaing dengan rekan setimnya di Muenchen sebagai nominasi pemain terbaik Eropa. Tercatat 21 gol berhasil ia cetak selama musim lalu bersama Muenchen. Di tim nasional Belanda, ia menempati posisi strategi dengan tandemnya Van Persie.Di kedua timnya, baik Belanda maupun Muenchen,  Robben merupakan sosok yang dianggap menjadi kunci penting permainan. Prestasinya kemungkinan semakin gemilang pada musim berikutnya.

Christiano Ronaldo

Siapa yang tak kenal dengan Ronaldo? Hingga saat ini, namanya masih selalu melekat di hati sebagian pencinta sepakbola. Tapi sampai sekarang, ia belum pernah meraih gelar sebagai pemain terbaik Eropa. Padahal kemampuannya di lapangan hijau terbukti hampir selalu bagus saat bermain bersama Real Madrid. Memang penampilannya saat Piala Dunia lalu bersama Portugal sering menuai pertanyaan dan kritikan. Tapi ia adalah salah satu pemain kebangaan Madrid dan Portugal yang kini harus bersaing dengan dua nama lain di jajaran nominasi. Beberapa kali Ronaldo menunjukan penampilan terbaik seperti gol-gol di Piala Super Eropa, dan pencetak skor terbanyak selama Liga Champions. Kemunculan namanya di nominasi ini merupakan yang keempat kali dalam karirnya. Entah bagaimana nasibnya nanti, jajak pendapat yang akan membuktikan.

Dari tiga nama yang mencuat tersebut, Ronaldo mungkin punya kans lebih besar. Tapi hal itu belum tentu terbukti karena selama ini ia hanya menjadi langganan nominasi pemain terbaik Eropa. Sementara itu, peluang Nuer dan Robben sama-sama imbang karena tingkat permainan mereka yang sangat baik selama beberapa tahun terakhir ini.

Tiga nama tersebut juga berhasil mengalahkan 7 nominasi lainnya. Di urutan paling bawah, Diego Costa meraih delapan poin, disusul oleh Angel Di Maria dengan 12 poin, Luis Suarez (13 poin), James Rodriguez (16 poin), Lionel Messi (24 poin), Phillip Lahm (24 poin) dan Thomas Muller (39 poin).

Gagal Bernegosiasi dengan Javier Mascherano, Benitez Berupaya Menggaet Fellaini

Thursday, January 8th, 2015

691. Gagal Bernegosiasi dengan Javier Mascherano, Benitez Berupaya Menggaet Fellaini

Javier Mascherano beberapa waktu lalu sempat dikabarkan tengah melakukan negosiasi dengan manajer tim Liverpool terkait perpindahannya. Akan tetapi, belakangan ini kabar baru mulai terkuak bahwa sang pelatih mengisyaratkan dirinya untuk tidak lagi berburu pemain yang satu ini. Benitez mengemukakan alasannya mengapa dia menarik diri dari perburuan Javier Mascherano. Salah satunya adalah karena Javier Mascherano telah menjadi pemain inti dari tim Barcelona tersebut. Beberapa kali tawaran yang dilakukan oleh Benitez memang sempat ditolah oleh tim tersebut karena mereka masih ingin menggunakan jasa dari Javier Mascherano. Pemain yang satu ini sangat krusial posisinya sebagai lini tengah dari tim Barca sehingga akan sangat disayangkan jika dirinya harus dijual ke tim lain.

Sejak bulan Januari lalu hingga sekarang, kabar mengenai perpindahan dari Javier Mascherano memang sempat terdengar oleh publik. Banyak pula fans Barca yang keberatan dengan perpindahan dari pemain yang satu ini. Namun, sekarang mereka semua bisa bahagia karena Javier Mascherano ternyata tidak jadi dibeli oleh tim Liverpool. Gelandang bertahan dari tim Argentina tersebut memang seorang gelandang yang sangat luar biasa karena dia memiliki talenta yang cukup mumpuni serta pengalaman bermain yang cukup banyak. Sejak awal bulan Juli lalu sudah banyak nama-nama tim besar yang ingin mendapatkan jasa dari Javier Mascherano. Ditambah lagi, dengan hadirnya pemain yang satu ini maka tim yang ingin membelinya akan memiliki potensi yang cukup besar untuk meningkatkan performa timnya.

Kini Benitez tengah melakukan perburuan untuk pemain baru yang sama posisinya dengan Javier Mascherano. Hal ini sesuai dengan pernyataanya kepada media liga inggris beberapa waktu lalu.”Dia saat ini masih memiliki kontrak selama dua tahun dengan timnya. Saya melihat bahwa Javier Mascherano adalah bagian penting dari tim Barcelona sehingga sangat sulit untuk melepaskannya. Saya sudah berbicara banyak dengan manajemen Barcelona mengenai hal ini. Saya bersedia untuk membuat Javier Mascherano menjadi pemain yang lebih penting bagi klub saya, namun agaknya itu sangat sulit untuk saya lakukan.

Rencana saat ini dari Benitez adalah mengatur skuat yang sudah ada saat ini dan mengembangkan potensi yang mereka miliki dengan segera. Hal ini memang merupakan salah satu tujuan utama mengapa Benitez ingin melakukan perubahan gaya permainan dari punggawa yang dimilikinya. Ketidakmampuannya untuk mendapatkan Javier Mascherano tentunya tidak lantas membuat sang pelatih putus asa. Dia kini semakin gencar dalam mencari pemain baru lainnya yang lebih baik. Saat ini, Benitez dikabarkan tengah menghubungi manajamen dari tim Manchester United guna mendapatkan jasa dari salah satu gelandang tengah yang dimilikinya yaitu Fellaini. Pemain yang satu ini merupakan pemain yang istimewa karena memiliki pengalaman bermain yang cukup lama di klub Liga Inggris.

Benitez mengungkapkan bahwa ada kesamaan antara Javier Mascherano dengan Fellaini dimana keduanya memiliki talenta yang sama bagusnya dan juga berada di posisi yang sama. Sayangnya masih belum ada konfirmasi dari pihak Benitez sendiri mengenai berapa jumlah transfer yang akan dilakukan olehnya untuk mendapatkan jasa dari Fellaini tersebut. Tentunya bukan ide yang buruk bagi the Reds untuk menggaet pemain yang satu ini karena performanya juga sudah tidak diragukan lagi. Liverpool kini sudah tidak lagi berkeinginan untuk mendapatkan Javier Mascherano dan mungkin ini adalah kesempatan emas bagi tim lain untuk mendapatkannya jika Barca mengijinkan.

Jerome Boateng Pertimbangkan Tawaran Bermain di Nou Camp

Saturday, January 3rd, 2015

620. Jerome Boateng Pertimbangkan Tawaran Bermain di Nou Camp

Jerome Boateng adalah pemain yang mendapatkan perhatian dari pelatih utama timnya, yakni Pep Guardiola. Sejauh ini, Guardiola mengakui bahwa kehadiran dari Jerome Boateng di timnya tersebut mampu untuk memberikan kontribusi yang luar biasa. Sebagai salah satu pemain utama dari Bayern Munich, Jerome Boateng mampu untuk membuktikan bahwa dirinya adalah pemain yang sangat hebat. Inilah yang kemudian membuat Guardiola mengatakan bahwa Jerome Boateng tidak akan dijual ke klub manapun. Sang pelatih agaknya cukup gerah dengan banyaknya tawaran yang diberikan untuk sang pemain ini. Beberapa tim yang ada di Liga Spanyol, khususnya tim Barcelona dikabarkan sangat aktif dalam menegosiasi pemain ini supaya bisa bermain dengan tim mereka.

Laporan tersebut tentunya membuat Guardiola cukup geram karena dia sebenarnya masih ingin untuk mempertahankan pemainnya tersebut. Jerome Boateng telah dikabarkan menyetujui kontrak yang ditawarkan oleh Barcelona. Mengapa? Hal ini jelas dikarenakan Barcelona membutuhkan kandidat yang tepat untuk menggantikan kapten utama mereka yakni Carles Puyol yang pensiun. Dengan hadirnya Jerome Boateng sebagai salah satu punggawa belakang dari tim Barca tentunya posisis dari back belakang yang terbaik tersebut akan bisa terpenuhi.

Jerome Boateng sendiri mengatakan bahwa dirinya saat ini masih betah untuk bermain bersama klub Bayern Munich. Dia menambahkan bahwa klub yang dibelanya saat ini tersebut adalah klub yang ingin dia bela hingga nanti pensiun, sebagaimana Carles Puyol yang membela Barcelona hingga dia pensiun pula. Keputusan dari Jerome Boateng ini tentunya sangat disayangkan oleh beberapa pihak yang mengurangi peluang mereka untuk mendapatkan jasa dari sang pemain. Padahal Jerome Boateng juga telah mendapatkan tawaran untuk bermain dari klub Valencia, namun sayangnya hal tersebut tidak digubris oleh sang pemain.

Pep Guardiola mengatakan bahwa ini bukan masalah uang atau berapa jumlah negosiasi yang ditawarkan kepada sang pemain. Hal ini dikarenakan Guadriola sangat mengharapkan Jerome Boateng untuk tidak pindah ke klub manapun. Dia melihat bahwa talenta yang dimiliki oleh bek belakang tersebut tidak tergantikan oleh pemain lainnya. Sejauh ini saya tidak tau apa yang dikatakan oleh media mengenai Jerome Boateng, tapi yang jelas saya tau bahwa Jerome Boateng akan tetap bermain dengan Bayern Munich hingga musim depan. Jika kalian tanya berapa peluangnya untuk bisa tetap bermain bersama tim kami, presentasenya adalah 100%, ujar Pep Guardiola kepada beberapa media Liga Eropa hari ini.

Selain mendapatkan tawaran yang cukup menggiurkan dari Barcelona, Jerome Boateng juga dikabarkan akan mendapatkan gaji yang cukup tinggi per pekannya jika dia setuju untuk pindah. Sebagai salah satu pemain yang luar biasa, tentunya kontribusi dari Jerome Boateng sangat dibutuhkan oleh klub manapun. Tak ayal ini membuat sang pemain cukup bingung jika harus menentukan kemana dia melangkah selanjutnya. Pep Guardiola dikabarkan telah melakukan pembicaraan secara empat mata dengan Jerome Boateng. Keputusan finalnya adalah Jerome Boateng tidak akan pindah ke klub manapun saat ini hingga musim depan. Apakah harapan klub besar Liga Eropa untuk mendapatkan Jerome Boateng sudah tertutup? Tentu saja tidak. Semua yang mustahil masih mungkin akan bisa terjadi meskipun banyak yang berasumsi bahwa Jerome Boateng tidak akan pindah. Kenyatannya Christiano Ronaldo yang dulu dikabarkan akan bermain lama dengan The Red Devil malah bisa pindah ke Real Madrid. Mungkin ini juga akan terjadi pula pada Jerome Boateng.

MU Kalah, Van Gaal Bantah Telah Marah Besar

Saturday, October 4th, 2014

470. MU Kalah, Van Gaal Bantah Telah Marah Besar

Bantahan Van Gaal

Sungguh sebuah kekalahan besar bagi Manchester United. Saat berlaga melawan Leicester City akhir pekan kemarin di King Powes Stadium, Manchester United didapati kalah 3-5. Kebobolan 5 gol tentu bukanlah suatu hal yang baik. Kekalahan tersebut pun sontak menjadi kabar mengecewakan bagi para penggemar Setan Merah. Kekecewaan tersebut tentu tidak hanya dirasakan oleh penggemar saja. Sempat terdengar rumor bahwa sang pelatih Louis Van Gaal juga merasa kecewa dan bahkan marah besar di ruang ganti sesaat setelah laga usai. Mengingat betapa keras dan sangat disiplinnya sang pelatih berita ini bisa saja benar adanya. Namun, ternyata rumor tersebut langsung dibantah oleh Van Gaal sendiri.

Penampilan Manchester United pada laga kemarin dinilai beberapa pihak sebagai salah satu performa yang buruk. Sekali lagi Van Gaal tampil memberikan pembelaan bahwa penampilan yang kurang prima dari timnya pada laga akhir pekan lalu adalah suatu hal cukup wajar sebagai seorang manusia. Sebelum kebobolan 5 gol, pertahanan Manchester United sebetulnya terlihat sangat baik terlebih di 4 laga awal. Menurutnya para pemainnya bukanlah sebuah robot.

“Pemain-pemain saya tentu bukan sebuah robot. Para pemain Manchester United juga manusia biasa yang masih sangat wajar bila melakukan kesalahan. Adapun sebagai pelatih dan manager, saya selalu mengajak para pemain untuk berdiskusi sekaligus evaluasi. Kebiasaan tersebut sudah saya lakukan sejak dulu, tidak terkecuali akhir pekan lalu seusai laga,” papar Van Gal memberi penjelasan.

“Manchester United kini tengah mencoba bangkit. Pertahanan kami sebelumnya sudah sangat baik, demikian pula dengan statistik kami di klasemen sementara. Rata-rata kebobolan gawang Manchester United pun masih kurang dari 1 gol pada setiap laga. Tidak hanya itu saja, bahkan kami dapat mencetak gol pada tiap laga. Statistis baik itu pun kami peroleh sebelum bertanding melawan Leicester City. Tentu bila kami berhasil menduduki posisi 5 atau 6, rekan-rekan jurnalistik akan mencoba melihat dari sudut pandang yang berbeda,” tambah pria yang berasal dari Belanda tersebut.

Kesulitan Serap Filosofi Permainan

Sampai dengan akhir pekan kelima, Manchester United didapati tetap betah bertengger di posisi 12 dan mendapat 5 poin yang diperoleh dari 1 kemenangan dan 2 hasil seri. Adapun sebetulnya sebelum kebobolan besar-besaran oleh Leicester City, Manchester United hanya kebobolan 3 gol dari total 4 laga pertandingan. Sayangnya pada laga akhir pekan kemarin dewi fortuna belum berpihak pada Manchester United.

Di sisi lain, Van Gaal juga tampil dengan memberi isyarat mengenai anak didiknya yang masih cukup sulit menyerap filosofi permainan yang diinginkannya. Setelah disuntik dengan beberapa amunisi mahal, sepertinya Manchester United memang salah memulai laga sehingga memiliki awal yang terburuk di Premier League. Mantan arsitek tim Bayern Munich dan Barcelona itu pun mengaku pemainnya belum dapat mewujudkan taktik permainan yang dia inginkan selama ini. Hal ini pun membuat Van Gaal harus mencoba beberapa formasi pertandingan lain guna mendapatkan formula paling baik untuk memperbaiki permainan Manchester United. Van Gaal memang tidak pernah main-main dengan tekadnya mengangkat permainan Setan Merah.

“Kami mencoba memberi banyak informasi kepada para pemain. Adapun seharusnya terdapat momen dimana pada musim kali ini tidak boleh terlalu banyak memberi informasi. Sehingga mungkin saat ini porsi informasi yang diberikan sudah melebihi batas seharusnya,” demikian aku Van Gaal.

 

Nemanja Matic: Chelsea Sebuah Tim yang Sempurna

Saturday, October 4th, 2014

469. Nemanja Matic Chelsea Sebuah Tim yang Sempurna

Tim Sempurna Bagi Matic

Nemanja Matic, pemain gelandang Chelsea memberi pujian pada tim yang dibelanya sebagai sebuah tim yang sempurna. Kesempurnaan Chelsea tersebut sangat ketara terutama dalam hal mencetak gol. Dalam urusan membobol gawang lawan, kualitas tim Chelsea sampai saat ini memang tidak perlu diragukan lagi. Dari total 6 laga pertandingan yang baru saja dilalui, Chelsea sukses memborong 19 gol. Total gol yang didapat The Blues itu pun diketahui 7 gol lebih unggul di banding dengan tim lain yang berada di tepat belakangnya. Sungguh sebuah prestasi yang sangat luar biasa pastinya, karena seperti yang Anda tahu mencetak gol bukanlah hal yang mudah.

Salah satu pemain unggulan yang menjadi lumbung gol bagi Chelsea tidak lain adalah Diego Costa. Betapa tidak. Dalam 6 laga Premier League, Diego Costa mampu mempersembahkan 8 gol dan merebut top skor sementara. Dengan demikian, dalam setiap pertandingan Diego Costa seperti memiliki keajaiban untuk mempersembahkan gol lagi dan lagi. Seolah tidak ada yang tidak mungkin bagi pemain kelas bintang seperti Diego Costa. Setiap ada kesempatan selalu diupayakan Costa untuk membobol gawang lawan secara mulus. Hal ini pun diamini oleh Matic.

“Saat ini tim Chelsea diperkuat dengan pemain-pemain yang memiliki kualitas tinggi dalam hal mencetak gol dalam tiap pertandingan. Diego Costa sudah memberikan penampilannya yang terbaik dengan mempersembahkan 8 gol dalam 6 laga Premier League. Tentu itu sebuah prestasi yang tidak mudah didapat sebenarnya. Adapun sebagai sebuah tim, saya rasa kami adalah tim yang sempurna,” papar Matic kepada pihak pers dengan bangga.

“Memiliki seorang pemain seperti DiegoCosta merupakan suatu hal yang amat penting dan anugerah. Hal ini karena Diego Costa adalah seorang pemain yang mampu mencetak gol dalam setiap laga pertandingan jika memang memungkinkan. Akan tetapi, para pemain yang lain juga siap mencetak gol dan tentunya itu merupakan hal yang baik untuk tim Chelsea,” demikian tambah Matic.

Pemain Penentu Laga

Bila diperhatikan saat ini Chlesea memang memiliki para pemain yang berkualitas pemain internasional. Jadi tidak hanya Diego Costa, tetapi semua pemain The Blues tampil unggul dan prima. Matic pun menilai bahwa semua pemain Chlesea mampu menjadi penentu dalam setiap pertandingan yang dilakoni Chelsea. Jadi bisa dibilang The Blues musim ini tampil sukses meng-upgrade kekuatan dalam tim. Sebut saja beberapa nama pemain baru yang berhasil diboyong seperti Diego Costa, Filipe Luis, Cesc Fabregas, dan Loic Remy. Disamping itu skuat Chelsea terasa semakin kuat dengan kembalinya pemain bintang Thibaut Courtois. Adapun posisi pelatih masih tetap sama seperti musim lalu yakni pelatih Jose Mourinho.

Oleh karena itulah, tidak heran Matic terus-menerus memberi pujian bagi timnya sendiri. Matic merasa bangga menjadi bagian Chelsea sekaligus sangat percaya diri bahwa timnya pada laga musim ini akan tampil prima dan benar-benar kokoh. Pastinya akan lebih kuat dibanding musim lalu. Pada Premier League musim lalu memang bukan laga terbaik Chelsea. Hal ini karena pada laga musim lalu The Blues dipaksa puas dengan hanya duduk di posisi ke-3 klasemen akhir Premier League.

“Tim kami memiliki pemain-pemain berkualitas. Setiap pemain Chelsea pun dapat menjadi pemain penentu. Kami adalah tim yang benar-benar kokoh yang mampu bermain sebagai satu kesatuan. Semua akan berjalan lancar dan baik untuk kami,” papar Matic.